Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Lain Lain – 6 Kesalahan Ibu Mengenai Masalah Tidur

leave a comment »

Anda adalah bagimana tidur Anda. Ini adalah satu diantara 3 aspek dalam hidup Anda yang paling berpengaruh. Tentu saja, saat anak-anak masih kecil dan Anda butuh banyak tenaga untuk bisa melewati hari, mendapatkan istirahat malam yang nyenyak bisa jadi menantang.

Jika Anda tidak dapat tidur nyenyak, jangan khawatir Anda tidak sendiri. Karena diketahui 2-3 wanita dilaporkan menderita gejala insomnia sedikitnya beberapa malam dalam seminggu. Dan rata-rata wanita dengan usia di atas 30 tahun hanya tidur sebanyak 6 jam 41 menit dalam semalam.

Tidak diragukan lagi, ibu yang memiliki bayi atau balita sangat beruntung jika mendapatkan jam tidur lebih dari itu. Sebagai ibu, beberapa hal yang Anda lakukan atas nama tugas sebagai orangtua bisa berkompromi dengan waktu tidur Anda. Situs Parenting.com mencatat beberapa kesalahan yang ibu buat dan bagaimana memperbaikinya, sehingga Anda bisa tidur seperti layaknya bayi atau lebih baik lagi seperti orang dewasa :

1. Berusaha Untuk Menyelesaikan Semua Setelah Anak-anak Pergi Tidur
Ibu sering mengatakan,”segera setelah anakku pergi tidur pada pukul 8 malam, aku membereskan rumah, menyetrika, membayar tagihan dan sebagainya.” Tanpa sadar semua kegiatan itu selesai sampai larut malam dan akhirnya ibu hanya memiliki waktu sedikit untuk tidur.

Pendekatan yang lebih baik adalah, jangan gunakan semua waktu bebas Anda untuk mengerjakan banyak pekerjaan. Sama halnya seperti anak Anda yang memerlukan waktu tidur rutin di malam hari, begitu juga dengan Anda. “30-60 menit sebelum waktu tidur Anda lakukan sesutau yang membuat Anda santai,” ujar Dr. Clete Kushida, Direktur Pusat Penelitian Tidur Manusia, Universitas Stanfird. “Mandi, membaca, menonton acara favorit apapun yang sesuai. Jika memungkinkan, kurangi cahaya lampu saat menikmati waktu ini. Ikuti pola yang sama setiap malamnya dan tubuh Anda akan terkondisikan untuk tidur di waktu yang sama, sehingga Anda akan jatuh tidur dengan mudah.”

2. Tetap Tinggal Dengan Anak-anak Sampai Mereka Tertidur
Anak akan menjadi tergantung pada Anda untuk bisa tidur. Dan saat dia terbangun di tengah malam, dia tidak bisa kembali tidur. Tidak hanya Anda tidak akan punya waktu tidur yang cukup, itu akan menjadi kebiasaan dan sangat tidak mendidik. Pendekatan yang baik adalah, ajarkan anak Anda untuk tidur sendiri dikamarnya. “Tegas pada waktu tidur yang spesifik,” ujar Dr. Kushida. “Katakan pada mereka kalau mereka butuh ke kamar mandi atau minum, mereka bisa melakukan sebelumnya, Ikuti rutinitas menyegarkan bersama seperti mungkin mandi atau membaca bersama, setelah itu ucapkan selamat tinggal dan pergi.”

Secara alami, anak Anda tidak akan menyukai hal ini awalnya. Dan Anda akan merasa menjadi orangtua yang paling jahat di seluruh dunia. Pada malam ketiga, meskipun anak akan sedikit menggerutu, ia akan mulai terbiasa dengan rutinitas ini. Jadi tetap pada pendirian, dan anak Anda secara perlahan akan beradaptasi dengan rutinitas baru ini.

3. Kurang Tidur Di Akhir Pekan
Mungkin Anda sering melakukan kesalahan dengan kurang tidur di akhir pekan pada saat ada suami yang bisa menjaga anak-anak. Tentu saja ini menggoda dan Anda butuh istirahat. Tapi tidur biasa sama pentingnya dengan jumlah waktu tidur, ujar Amy Wolfson, PhD, penulis buku The Woman’s Book of Sleep. “Jika Anda mengalami kurang tidur sepanjang pekan, memiliki sedikit tambahan di akhir pekan akan menjadi menguntungkan. Tapi jangan berlebihan atau Anda akan menghancurkan siklus tidur atau bangun dan Senin pagi akan menjadi berantakan.”

Pendekatan yang lebih baik adalah dengan menawarkan kepada suami Anda pembagian tugas. Jangan tidur lebih dari satu jam, karena waktu ini cukup untuk membuat Anda merasa segar. Pertimbangkan untuk melakukan sesuatu di waktu ekstra seperti halnya jalan bersama teman atau membaca koran minggu tanpa gangguan.

4. Tidak Pernah Berolahraga atau Berolahraga Menjelang Waktu Tidur
Aktifitas fisik bisa membantu Anda tidur dengan mudah dan meningkatkan kualitas tidur Anda. Bagaimana caranya? Tidak ada serorangpun yang tahu, tapi ada beberapa teori : olahraga bisa membantu regulasi ritme circadian tubuh Anda, yang akan membuat Anda lelah. Atau mungkin olahraga mengurangi kecemasan dan masalah lain yang berhubungan dengan tidur. Olahraga menjelang waktu tidur, bisa membuat Anda terlalu lelah dan tubuh terlalu hangat untuk tidur.

Pendekatan terbaiknya adalah dengan tetap aktif sepanjang hari jika mungkin, tapi tidak pada saaat 2-3 jam menjelang waktu tidur. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, wanita yang menjalani olahraga di pagi hari akan mendapatkan banyak keuntungan dari tidur. Jika Anda membawa anak-anak ke sekolah setiap hari dan Anda tidak terburu-buru bekerja, gunakan pakaian olahraga dan berolahragalah setelahnya. Manfaatkan waktu 30-60 menit untuk aktifitas aerobik. Bahkan bisa juga berjalan selama 10 menit 3 kali dalam sehari bisa membantu.

5. Tidur Siang Saat Bayi Tertidur
Saran klasik ini bisa dilakukan hanya jika Anda terbangun setiap jam di malam hari untuk menyusui bayi Anda. Tapi saat ia menginjak umur beberapa bulan dan tidur lebih lama, terutama saat ia tidur, Anda juga, maka Anda tidak perlu tidur siang terlalu banyak. Bayi harus tidur sebanyak 15 jam sehari selama waktu 24 jam. Anda hanya butuh 8 jam. Jika Anda tertidur selama 3 jam di siang hari, kemungkinan Anda akan memiliki gangguan tidur di malam hari.

Pendektan terbaiknya adalah jika lelah, lakukan istirahat cepat di waktu yang sama setiap harinya. Tidur lebih banyak dari waktu yang ditetapkan akan membuat Anda terbangun dengan perasaan grogi dan buruk dari sebelumnya.

6. Mengabaikan Masalah Kesehatan
Anda tidak pernah lupa melakukan pemeriksaan kesehatan bayi Anda, tapi kapan Anda melakukan untuk diri Anda sendiri? Banyak kondisi perawatan yang berhubungan dengan kualitas tidur di malam hari, seperti PMS, asma, sindrom kaki lemas dan masalah kandung kemih. Pergi ke kamar mandi sekali di malam hari itu normal, tapi kalau sampai empat kali itu tidak normal. Sekitar 50% orang yang memiliki isu insomnia memiliki masalah psikiatrik seperti kecemasan atau depresi.

Pendekatan yang lebih baik adalah dengan mengunjungi dokter jika Anda pikir segala masalah kesehatan mengganggu tidur Anda. Semua masalah kesehatan yang tadi disebut bisa dibantu dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup.

Sumber :
Minggu, 04 Maret 2012
TEMPO.CO
DEWI RETNO

Written by Joseph Setiawan

March 4, 2012 at 8:18 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: