Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Beberapa Ulasan Yang Bermanfaat Untuk Transmisi Otomatis 2

leave a comment »

Siapa sangka, siang itu Pilot bakal kerepotan. Salah satu staf redaksi yang sempat menggawangi majalah Moto Bike ini sempat bingung setelah mengisi bensin. “Tiba-tiba mobil tidak mau jalan,” cetusnya seraya menyebut mesin hidup namun mobil tidak merespon saat tuas matik dipindah. “Tapi tuasnya enteng, kayak ngelos,” gumamnya.

Sempat mengira masalah pada jeroan transmisi. Namun gejala tuas ngelos jadi pertimbangan lain. Nah, kalau Anda mengalami kejadian serupa, bisa ikuti langkahnya. Coba cari ujung kabelnya di girboks dan coba gerakkan tuasnya. “Kebetulan pas posisi P, jadi mobil tidak bisa didorong. Coba geser sedikit tuas selektor di girboks, eh mobil mau didorong,” lanjutnya.

Setelah dipinggirkan untuk bisa menganalisa lebih lanjut, mobil pun dibongkar. Ternyata benar, kabel selektor penghubung tuas matik dengan girboks copot. “Biasanya bahannya plastik,” seru Muhammad Holil, pemilik bengkel Wani Matic di Pinang Griya Permai, Ciledug.

Beberapa mobil yang pakai bahan plastik di ujung kabelnya ternyata punya risiko yang sama. Umumnya mobil keluaran Toyota. “Kalau dulu, bahannya besi. Namun risikonya macet. Nah, ada yang pakai plastik. Namun biasanya tidak kuat, jadi longgar dan gampang copot,” ulas Holil, sapaan akrabnya.

Paling sip sih, diganti. Namun harganya lumayan, bisa di atas Rp 1 juta. “Diikat saja ujungnya supaya kabel tidak lepas lagi,” lanjutnya.

Kali ini dicontohkan pada Toyota Soluna. Mobil lain, kebanyakan penggerak roda depan punya konstruksi mirip. Copot empat baut pada konsol tengah (Gbr.1). Kemudian angkat konsol itu sampai terlihat jeroan di bagian bawah tuas matik (Gbr.2).

Nah, sekarang perhatikan tuas matik. Di bawahnya ada semacam nok tempat ujung plastik kabel selector. Karena lubang nok pada ujung plastik kian membesar, kabel copot deh (Gbr.3).

Nah, sebelum menggantinya dengan yang baru, bisa akali dengan mengikat nok setelah ujung kabel terpasang. “Bisa pakai kawat atau cable ties (Gbr.4),” saran Holil. Ditanggung, tuas matik bisa berfungsi seperti biasa.

Sumber :
mobil.otomotifnet.com
Penulis : Manut | Editor : Bagja | Foto : Johan
Rabu, 28 September 2011

Written by Joseph Setiawan

October 2, 2011 at 10:47 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: