Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Pengecekan Mobil Pasca Musim Hujan Perhatikan 10 Titik

leave a comment »

OTOMOTIF mengidentifikasi ada 10 titik penting di sekitar mobil yang perlu mendapat perhatian menjelang musim hujan. Apa saja itu, yuk kita bedah satu persatu.

Kaca

Kaca depan bermasalah jelas akan mengganggu pengemudi, terlebih saat hujan turun. “Terutama kaca berjamur sangat mengganggu pandangan saat hujan,” terang Andi Lubis dari Clear Glass, specialist car glass polish di Pondok Cabe, Jaksel.

Karena jamur yang tebal bisa akibatkan kaca silau saat disinari lampu dari depan, apalagi disiram air. “Jamur pinggirannya berupa air, jadi kalau kaca tersapu wiper malah jadi bias dan membuat silau mata kalau terkena sinar,” ujarnya.

Ia pun sarankan tak memasukkan cairan wiper sembarang ke tabung reservoir. Karena umumnya bahan bakunya dari HS (Hydro Flouric) atau ‘air keras” dalam kadar rendah. “Efeknya terjadi flek-flek putih dan gelombang dan dapat mengganggu pandangan mata,” imbuh Andi seraya menyarankan untuk membersihkan jamur dan flek sebelum musim hujan

Ac

sangat bermanfaat kala hujan. Jika semburan angin dingin tak bekerja, bakal mengganggu pengemudi maupun penumpang. Kaca berembun dan harus rela basah-basahan lantaran kaca jendela harus dibuka. “Makanya harus rutin dicek dan servis, karena banyak penyebab AC jadi tak dingin,” bilang Hendri Tannal dari Vent AC, di bilangan Kebon Jeruk, Jakbar.

Minimal jika mobil sudah dilengkapi

AC filter, cek kondisinya. Jika sudah kotor dibersihkan atau ganti baru. Yang terpenting lagi, kata Hendri, ketika melewati genangan air atau banjir saat hujan. “Jangan diterabas kencang karena air bisa masuk ke laher puli kompresor AC,” ujarnya. Kalau sudah masuk air, puli tersebut bisa macet dan bisa akibatkan kompresor jebol.

Lampu

Jika hujan, lampu bisa berfungsi ganda, sebagai penerang kala malam, jika hujan lebat pun lampu utama dan lampu belakang menjadi patokan untuk pengguna jalan lain. Begitu pula lampu sein harus tetap berfungsi sebagai pemberi sinyal arah mobil, karenanya harus dijaga tetap berfungsi. “Untuk sein dan lampu belakang serta lampu senja, bisa diganti tipe LED yang lebih terang,” ujar Fachrizal, Marketing Manager, CV Sampurna Part Niaga, penyalur lampu Autovision.

Namun, penggantian lampu LED pada sein perlu rangkaian lagi agar kedipannya tidak terlalu cepat. Mengganti dengan yang sama dengan orisinal pun cukup baik

Bodi

Pada bodi, tentunya selain menjaga kualitas cat dan antikarat selama musim hujan, ada lagi hal yang perlu diperhatikan. Terutama menyangkut penyalur air ketika tunggangan sedang terguyur hujan. Perhatikan kondisi talang air, serta perlu diperhatikan lagi, saluran buang dari kaca depan. Biasanya akan masuk kisi-kisi yang berada di atas firewall dan akan disalurkan melalui lubang ke sepatbor. Nah, saluran ini yang perlu dijaga kebersihannya agar air tidak meluap dan malah masuk ke dalam ruang mesin.

Karet Pintu

Karet pintu memegang peranan penting, utamanya buat tunggangan yang tanpa desain talang di atap. Karet ini berfungsi juga jadi penyalur turunnya air dari atap. Jika kondisinya tidak baik, air bisa rembes

bahkan menetes ke dalam kabin. Cek kondisinya, segera ganti baru jika ada yang sobek. Karet pintu ini dijual beragam, mulai Rp 25 ribu per meter hingga Rp 75 ribu per meter. “Tipe yang diberi penutup plafon lebih mahal,” ujar Maman dari Bandung Jaya di kawasan Pasar Mobil Kemayoran Jakpus (mobil.otomotifnet.com)

Wiper Dan Washer

baik daya bersihnya. Begitu pun washer, saluran airnya tak boleh tersumbat, serta lubang nosel washer pun harus terarah sempurna pada kaca. “Air yang cukup mampu menjaga kondisi keawetan wiper blade,” tukas Arif Hidayat, Managing Director PT Wuerth Indah, pemasok Wiper blade Wuerth, dalam satu kesempatan

Defoger

Masih kaca namun ini khusus kaca belakang yang sudah dilengkapi defogger. Alat pengusir embun ini memang hampir tak pernah rusak, namun jika bermasalah dijamin bikin pusing karena pandangan ke belakang jadi terganggu. Pengecekan bisa dilakukan dengan multitester.

Caranya menancapkan ujung terminal multitester di kedua ujung kawat yang dicurigai putus. Jika jarum enggak bergerak, berarti tidak ada aliran alias putus. Cara sederhana, “Hidupkan defogger, rasakan dengan jari. Kalau hangat atau panas berarti bagus,” ujar Andi Alfian dari Clear Glass

Ban

Ibarat salah pakai sepatu, jika jalan licin atau basah, kemungkinan terpeleset cukup besar. Pun demikian ban di mobil. “Ketebalan ban yang sudah melewati batas TWI (Thread Wheel Indicator) sebaiknya diganti baru,” tegas Bambang Setyono, operation manager bengkel Nawilis di Tanah Abang 2, Jakpus.

Selain itu, hindari pemakaian ban kembangan berbeda antara roda kiri dan kanan. Sebab akan berpengaruh saat pengereman apalagi jalan berair. “Intinya musim hujan, pengecekan ban harus lebih sering,” kata Bambang.

Pasalnya, kemunginan terjadi kerusakan ban lebih mudah. Contoh, ban bocor karena paku atau cacat pelek dan ban lantaran jalan tertutup oleh genangan air. “Kalau musim hujan, di bengkel pasti nambal ban lebih sering terjadi,” ungkapnya

Boot As Roda Dan Steering Rack

Mobil penggerak roda depan dan penggerak roda belakang dengan gardan independen, memiliki boot as roda yang melindungi joint dari kotoran. Jika sobek, cipratan air akan masuk dan mengotori pelumas di dalamnya sehingga kerja joint akan terganggu. Begitu pun pada steering rack, perlu diperiksa karet penutup rack agar kotoran yang melekat tidak melukai bagian tersebut dan membuat kebocoran

Rem

Sistem pengereman pun tak kalah penting. Terlebih, kata Bambang Setyono dari bengkel Nawilis, terjadinya rem blong di genangan air kerap terjadi. “Umumnya terjadi piston di master rem bawah macet karena berkarat. Penyebabnya karet-karet sil ‘luka’ sehingga mudah masuk air,” jelasnya seraya menyarankan untuk memperhatikan sil-sil tersebut jelang musim hujan.

Selain itu, selalu bersihkan kampas rem jika melewati genangan air berlumpur. Sebab kalau dibiarkan kering, dapat mengganggu sistem pengereman.

“Makanya harus dilakukan pengecekan under bodi lebih sering saat musim hujan,” saran Bambang

Sumber :
mobil.otomotifnet.com
Pj, Ben, Bagja
Sabtu, 12 November 2011

Written by Joseph Setiawan

March 4, 2012 at 9:22 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: