Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Mobil China Kena Balas di Eropa

leave a comment »

Dicoretnya merek mobil asing dari daftar belanja negara tahun ini oleh Pemerintah China mendapat reaksi yang keras. Kamar Dagang Uni Eropa di China mengatakan, kebijakan itu bisa menjadi bumerang bagi mobil-mobil China di pasar internasional.

“Jangan berharap disambut hangat di luar negeri dengan menutup akses bagi industri luar,” komentar Dirk Moens, Sekertaris Jenderal Kadin Uni Eropa, seperti dilansir AutoChina (28/2/2012). Dua merek utama yang masuk dalam keanggotaan Kadin Uni Eropa adalah Volkswagen AG dan Daimler.

Bagi produsen VW, GM, dan Toyota yang tercoret dari daftar , menurut China International Capital Corporation, lembaga investasi, diperkirakan 80 miliar yuan atau Rp114,4 triliun tak bisa diraih. Pasar kendaraan niaga hanya dinikmati merek-merek lokal. Ini tentu memicu diskriminasi, cerminan praktik perdagangan yang tak adil.

Moens melanjutkan, Kamar Dagang Eropa akan saling bahu-membahu dengan anggotanya untuk mendekati pemerintah China agar dipertimbangkan lagi. Aturan pencoretan merek-merek asing tersebut keluar dua bulan setelah Pemerintahan di bawah kendali Perdana Menteri Wen Jiabao yang menerapkan aturan pengurangan investasi asing langsung. Kebijakkan ini juga “mematikan” perlakuan khusus pada investor asing untuk membangun pabrik di China.

Pemerintah China menyatakan membuka diri untuk konsultasi publik melalui Kementerian Industri dan Teknologi Informasi sampai 9 Maret 2012. Sebelumnya, merek Asing mendominasi pembelanjaan negara untuk mobil dinas sampai 80 persen di China. Tahun lalu, Audi menjadi merek terbesar yang menikmati pangsa sampai sepertiga pembelian mobil dinas.

Acuh

Meski peraturan ini berdampak pada potensi kehilangan pasar, merek-merek asing yang ada di China cenderung acuh. Dayna Hart, juru bicara GM di Shanghai belum mau menjawab teleponnya saat dihubungi wartawan. Juga, perwakilan dari Daimler AG dan Guangzhou Automobile Group Company juga tak langsung merespon.

Shen Li, juru bicara Nissan di Beijing mengatakan, perusahaan menghargai keputusan yang diambil pemerintah China, sedangkan perwakilan Toyota Liu Peng menjawab, “Perusahaan tak mau berkomentar terkait kebijakkan pemerintah.”

Disisi lain, Great Wall Motor Company produsen SUV terbesar di China saat ini tengah membangun pabrik perakitan di Bulgaria dengan investasi 120 juta dolar AS (Rp1,089 triliun). Selain itu, Zhejiang Geely Holding Group Company berhasil mencatatkan diri sebagai merek China yang membeli Volvo dari pemilik sebelumnya Ford senilai 1,8 miliar dolar AS, Agustus 2010 dan tercatat sebagai akuisis terbesar di China.

Moens menegaskan, jika pemerintah China tak mempertimbangkan kompetisi pasar yang adil, maka tidak akan ada investasi Great Wall dan Geely yang kedua di Eropa.

Sumber :
Agung Kurniawan, Bastian
Kamis, 01 Maret 2012
KompasOtomotif
Car&Driver

Written by Joseph Setiawan

March 5, 2012 at 12:04 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: