Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Efek Memasang Ban Rotasi Terbalik

with one comment

Untuk ban tipe directional dan asymmetrical terdapat aturan pemasangan dibanding simetris. Directional ditandai dengan penunjuk arah berbentuk panah, sementara asymmetrical memakai tulisan “outside” dan “inside”. Terkadang ada pengguna yang secara sembrono menukar posisi dengan alasan bagian luarnya sudah habis. Lalu, apa efeknya jika hal tersebut dilakukan? Berikut penjelasan dari Adang Supandi, Product Technical Senior Manager, PT Gajah Tunggal.

Bahaya Saat Hujan
“Langkah tersebut tidak dibenarkan terlebih saat melintas di lintasan yang basah. Karena dapat menyebabkan adanya aquaplanning berlebihan sehingga dapat menghilangkan stabilitas,” jelas Adang. Apalagi, lanjutnya, kecepatan berada di atas 40 kpj. Sebab, kembangan ban sudah didesain untuk membuang air. Dengan kondisi terbalik maka fungsinya berubah menjadi menampung air. Akibatnya air akan berkumpul dan membentuk lapisan air antara ban dengan aspal.

Lain halnya ketika digunakan pada lintasan kering. “Efeknya, suara gesekan ban lebih berisik dan  kembangan ban lebih cepat habis,” papar Adang. Stabilitas, menurutnya tidak terlalu berpengaruh.

Kondisi Tertentu
Ada teori dari Chandra Alim, pebalap nasional, seputar rotasi berlawanan. “Kondisi rotasi di balik dapat membantu pengereman lebih pakem,” ujar Chalim, sapaan akrabnya. Informasi tersebut didapat dari mekanik saat mengikuti Australian Touring Car Championship pada 1990-an.

Teori tersebut bisa dilakukan pada mobil penggerak belakang dengan tenaga yang besar. Itu pun hanya berlaku untuk ban depan saja. “Karena saat dibalik menimbulkan efek lebih mencengkram saat di rem. Dengan begitu jarak pengereman bisa lebih dekat,” ungkap Chalim. Tetapi, lanjutnya teori ini tidak berlaku untuk mobil gerak roda depan karena sebagai pusat traksi di mana tempat beban berkumpul.

“Jangan sekali-sekali melakukan saat lintasan basah karena akan mengurangi stabilitas cukup besar dan bisa sangat berbahaya karena mobil kehilangan kontrol. Saya melakukan ini hanya untuk di lintasan balap, tidak di jalan raya,” tegas Chalim.

Sumber :

Aris F.Harvenda
Bastian
Selasa, 26 Juni 2012
KompasOtomotif

Written by Joseph Setiawan

October 18, 2012 at 11:18 PM

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] Automotive – Efek Memasang Ban Rotasi Terbalik. Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: