Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Kalau Dinding Ban Ditusuk dan Bocor, Inilah yang Dapat Dilakukan

leave a comment »

Kalau Dinding Ban Ditusuk dan Bocor, Inilah yang Dapat Dilakukan!

KOMPAS.com — Problem yang sangat menjengkelkan dan dihadapi sebagian pemilik mobil baru adalah bila bannya digemboskan oleh orang berniat jahat dengan menusuk dinding ban. Cara yang dilakukan penjahat termasuk “sadis”, tidak hanya satu lubang, tetapi dua lubang. Nah, karena ban yang banyak digunakan sekarang ini adalah jenis tubeless (tanpa ban dalam), kondisi tersebut akan menjengkelkan.

Pasalnya, kalau Anda ke toko ban resmi dari merek tertentu, dipastikan mereka tidak akan menyarankan penambalan. Langsung saja disarankan penggantian! Pasalnya, tidak satu pabrik ban pun mengizinkan dinding ban ditambal. Argumennya, dinding ban adalah bagian vital ban yang harus kuat menahan beban dan lentur ketika membelok.

Nah, kalau sudah begini, Anda pasti makin kesal! Pasalnya, telapak ban masih sangat oke! Beli baru, harganya tidak kurang dari Rp 500.000!

Tergantung dari kondisi
Apakah benar dinding ban tidak bisa ditambal? “Bisa! Tergantung dari kondisinya. Kalau bocornya seperti yang Bapak alami, lubang kecil bisa ditambal,” kata Tulus dari Samimagasih ban yang menjual ban bekas dan melayani perbaikan ban di daerah Ciledug.

Tulus pun bercerita, ia telah banyak menambal dinding ban yang ditusuk. “Termasuk ban Toyota Fortuner yang lebih mahal dan berukuran besar. Kenyataannya, sampai sekarang mereka tidak ada yang balik atau komplain,” beber Tulus.

Ternyata cara menambal dinding ban secara khusus. Penambal bekerja tidak di tempat tertutup. Waktu juga lebih lama, sekitar 60 menit. Hanya dijelaskan, bagian yang bocor ditambal dari dalam. Sebelum ditambal, bagian ban yang ditusuk tersebut dipanaskan lebih dulu, setelah itu dilaburkan bahan penambal (biasa digunakan untuk menambal ban dalam). Proses untuk penambalan cukup lama, 60 menit lebih. Lantas, tentang harga, juga cukup mahal, Rp 125.000 untuk satu tambalan.

Tulus menjamin, ban yang dindingnya ditambal tersebut aman digunakan. Karena yang ditambal bagian dalam, fisik atau penampilan luar ban tidak mengalami perubahan. Tetap bagus! Pengalaman KOMPAS.com memanfaatkan jasa seperti ini hampir selama dua bulan, untuk mobil seperti Toyota Avanza tidak masalah!

Ban dalam
Tusukan pada dinding bisa saja bulat kecil (tusukan paku) atau memanjang tipis (tusukan pisau). Tusukan yang disebut terakhir agak susah ditambal dan bisa saja tukang reparasi ban tidak mau menerimanya.

Nah, kalau sudah begini, apalagi yang Anda lakukan? Ide dari tukang ban, ya… gunakan atau pasang ban dalam pada ban tersebut. Ban dengan telapak yang masih bagus itu bisa digunakan lagi! Harganya, lebih murah ketimbang menambal. Di samping itu, prosesnya lebih cepat plus harga yang lebih murah (sekitar Rp 60.000). Masalahnya ban jadi lebih berat! Namun, yang pasti, untuk sementara waktu sangat membantu!

Sumber :
Kompas.com
Tips n Trik
13 Mei 2011 | 16.46 WIB

Written by Joseph Setiawan

September 3, 2011 at 9:57 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: