Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Aturan Plat Genap Ganjil Terancam Batal

leave a comment »

Rencana uji coba pembatasan kendaraan lewat aturan plat nomor kendaraan genap ganjil saat pelaksanaan SEA GAMES XXVI Desember mendatang, terancam batal. Sebab, hingga kini Polda Metro Jaya belum memberikan lampu hijau atas rencana tersebut.

Padahal, rencana ini digulirkan untuk mengantisipasi meningkatnya volume
kendaraan, terutama karena meningkatnya tamu negara akibat event tersebut. “Untuk teknis pelaksanaan mudah. Tapi Polda meminta untuk mengkaji dampak sosial kebijakan itu. Sepertinya batal, melihat Sea Games yang sisa sekitar sebulan lagi,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, Sabtu 24 September 2011.

Jika rencana itu benar-benar batal, Pristono mengaku sudah menyiapkan kebijakan alternatif yang akan dilaksanakan pada saat SEA GAMES, seperti buka tutup jalan. “Mungkin kebijakan penyaringan seperti itu akan dilaksanakan. Buka tutup arus menuju venue bisa dilaksanakan,” kata Pristono.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S. Radjab meminta rencana tersebut dikaji kembali guna menghindari penolakan warga. “Khususnya soal dampak sosial, penerimaan masyarakat terhadap rencana itu,” kata Pristono melanjutkan. Namun ia tetap optimistis rencana ini dapat direalisasikan pasca SEA GAMES.

Pendapat berbeda disampaikan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit. Ia menyatakan aturan dengan sistem plat ganjil – genap belum siap diterapkan di Jakarta karena angkutan umum yang tersedia belum cukup untuk mengakomodir warga. »Kalau dipaksakan, ini justru menghambat mobilitas,” ujarnya, dalam kesempatan terpisah.

Danang menjelaskan saat ini angkutan umum yang paling banyak mengangkut
penumpang di Jakarta adalah jenis bus. Jumlah bus baik besar maupun kecil yang beroperasi di Jakarta sekitar 25 ribu unit. Jika rata-rata bus bisa mengangkut 50 orang, maka sebanyak 1,25 juta orang akan terangkut dengan moda transportasi ini.

Selain itu, 3-5 juta orang melakukan mobilitas dengan kendaraan pribadi setiap hari di Ibu Kota. Bila pengaturan lalu lintas dengan plat ganjil – genap diterapkan, maka setengahnya tidak akan dapat menggunakan kendaraan pribadi yang mereka miliki. Kalau itu terjadi, bus ditambah moda angkutan umum lain seperti mikrolet, taksi maupun ojek dinilainya tidak mencukupi. »Itu kita baru bicara ketersediaan, belum masuk kenyamanan dan keamanannya,” katanya menegaskan.

Sumber :
ARIE FIRDAUS | PINGIT ARIA
Minggu, 25 September 2011
Aturan Plat Genap Ganjil Terancam Batal
TEMPO Interaktif

Written by Joseph Setiawan

September 25, 2011 at 11:10 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: