Automotive – Kampas Rem Tak Kalah Dengan Versi Ori
Melakukan persiapan untuk liburan dengan mobil kesayangan tak melulu seputar mesin dan kaki-kaki saja. Lebih dari itu masih ada beberapa perangkat yang harus dilongok agar perjalanan selalu menyenangkan.
Diantaranya yang paling krusial adalah perangkat deselerasi alias rem. Tanpa ada rem, mobil tak bisa diajak berhenti dan bisa berakibat fatal. Penting diperhatikan adalah kampas rem yang tergolong fast moving parts.
Setengah Harga
Brake pads alias kampas rem yang bisa habis akibat tergesek dengan piringan rem, sudah seharusnya dicek dengan seksama sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pemakaian yang cukup lama, tetap tak menutup kemungkinan terjadinya penipisan atau keausan pada bagian kampas rem. “Kampas rem tergolong fast moving parts karena wajib diganti secara berkala,” jelas Apendi, kepala bengkel Suzuki Kebon Jeruk, Jakbar.
Sifat parts yang harus dibeli secara repeatable ini, membuat kampas rem diproduksi oleh banyak vendor selain yang versi orisinal. Meski sebenarnya tak direkomendasi oleh bengkel resmi, tetapi sebenarnya kampas rem aftermarket bisa diandalkan.
Di pasaran tersedia banyak sekali alternative kampas rem selain versi genuine. Mulai dari buatan lokal hingga mancanegara. Sebutlah merek seperti Bendix, Autoline, TDW, KGW atau Paraut.
Uniknya, setiap merek mobil yang beredar di tanah air memiliki parts tandingan dengan harga yang bisa setengah dari versi orisinal.
“Untuk Isuzu Panther bisa terbalik karena kampas rem orisinal dibanderol lebih murah ketimbang yang aftermarket,” sahut Leman dari Fajar Timur Motor di sentra onderdil Duta Mas, Fatmawati, Jaksel.
Produk Bendix yang sudah terkenal di mancanegara juga membuat untuk Isuzu Panther dengan harga terjangkau(kiri). Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza memiliki kemudahan dalam silang komponen kampas rem dan sudah tersedia kampas rem versi aftermarket merek KGW(kanan).
Isuzu yang memiliki produk kampas rem orisinal versi lokal, membanderolnya Rp 80 ribu/pasang untuk kampas rem depan. Sementara versi aftermarket yang dibuat oleh Bendix dihargai RP 125 ribu.
Dari segi kualitas, kampas rem merek Bendix diklaim lebih baik karena tak menggerus piringan cakram. “Kampasnya tergolong empuk dan memiliki bahan metalik yang membuat pengereman pakem tetapi tak menghabiskan kampas rem,” terang Leman lagi.
Lain lagi cerita kampas rem Nissan Livina dan Grand Livina. Brake pads orisinal versi Nissan lazim dibanderol Rp 450 ribu/pasang. Kondisi ini membuat banyak pemilik Nissan Livina beralih ke kampas rem yang lebih ekonomis.
Sebagai alternatif, Wie Kiat dari Arena Motor di sentra onderdil Duta Mas, Jaksel menyarankan kampas rem produk Paraut. Menurutnya, meski bukan orisinal, kampas rem Paraut masih dibuat di Jepang.
Artinya, kualitas kampas rem bisa dibilang ‘sebelas-duabelas’ dengan versi orisinal. Malah, banyak yang bilang kalau Paraut merupakan salah satu vendor Nissan di masa lampau sehingga kualitas bisa setara.
Sebagai perbandingan saja, harga kampas rem depan Nissan Grand Livina merek Paraut hanya dibanderol Rp 225 ribu/pasang. Tentunya harga ini belum termasuk ongkos pasang. “Sejauh ini, belum ada yang komplain memakai kampas rem Paraut,” terang Wie Kiat.
Hal sama berlaku pula untuk kampas rem milik Daihatsu Xenia yang setali tiga uang dengan Toyota Avanza. Brake pads versi orisinal Astra alias genuine parts dibanderol RP 245 ribu/pasang. Kampas yang diproduksi oleh TDW ini memang paten karena TDW adalah vendor parts mobil ternama.
Namun banyak juga yang menganggap harga itu masih terlelu tinggi untuk sepasang kampas rem. Sehingga Heriyanto dari ABC Mobilindo Utama juga menawarkan alternatif kampas rem versi aftermarket.
Dibanderol seharga Rp 95 ribu dengan merek KGW, kampas rem non-asbestos ini dinilai cukup ampuh untuk menghentikan laju mobil dalam kecepatan tinggi sekalipun.
Bahkan Jeep Cherokee yang terkenal mahal komponen kampas remnya, juga sudah ada substitusi versi pahe berlabel Autoline dengan banderol hanya setengah harga(kiri). Ferodo dikenal tergolong paling lengkap itemsnya untuk semua mobil(kanan).
Uniknya lagi, kampas rem ini memiliki persamaan yang cukup banyak. Artinya, kampas rem Daihatsu Xenia bisa dipakai ke mobil lain seperti Toyota Avanza, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Daihatsu Taruna dan Suzuki APV.
Yup, Suzuki APV sekalipun memiliki kampas rem yang identik alias setali tiga uang. Hanya saja, harga kampas rem genuine Xenia yang dibanderol RP 245 ribu dinilai terlalu tinggi karena kampas rem genuine APV hanya Rp 225 ribu.
Meski begitu, Heriyanto tak menyarankan untuk silang komponen kecuali dalam kondisi terpaksa. “Semisal kampas rem Xenia bermasalah saat dalam perjalanan dan di depan mata hanya ada pos siaga Suzuki, masih bisa tertolong untuk melakukan subtitusi,” ujarnya.
Makanya, jangan sampai kejadian seperti di atas. Pastikan fungsi rem bekerja dengan sempurna. Termasuk peranti pendukung lainnya seperti master rem, minyak rem dan slang rem. Lebih baik melakukan pengecekan terus selama diperjalanan sekalipun. (mobil.otomotifnet.com)
TABEL HARGA KAMPAS REM:
Nissan Livina & Grand Livina:
Paraut Rp 225 ribu,
Orisinal Rp 450 ribu
Isuzu Panther:
Bendix Rp 125 ribu,
Orisinal (lokal) RP 80 ribu
Daihatsu Xenia:
KGW Rp 95 ribu,
Orisinal Rp 245 ribu
Jeep Cherokee:
Autoline Rp 300 ribu,
Orisinal (Mopar) Rp 600 ribu
Suzuki APV:
MK Rp 90 ribu,
Orisinal (SGP) Rp 225 ribu
KAMPAS REM AFTERMARKET
Bendix tipe General Ceramic Titanium (Depan)
Tipe Mobil Harga per set
Isuzu Panther (kotak & kapsul)Rp 205 ribu
Suzuki APV, Daihatsu Xenia, Taruna & Terios, Toyota Rush & Avanza, Mitsubishi Kuda Rp 230 ribu
Honda Freed, Jazz & City ’2005, Toyota Kijang Kapsul & Vios’2005 Rp 255 ribu
Honda Jazz RS, KIA Picanto, Nissan Terano, Toyota Camry ’2004 Rp 295 ribu
Toyota Kijang Innova, Suzuki Grand Escudo, Daihatsu Sirion Rp 325 ribu
Suzuki Swift, Chevrolet Aveo & Lova Rp 345 ribu
Nissan Livina & Grand Livina, Toyota Vios’2009, Mazda 2 Rp 360 ribu
Mitsubishi Pajero Sport, Nissan Xtrail’2005 & Suzuki Grand Vitara Rp 395 ribu
Sumber: PT. Sumber Berkat
Ferodo Zero (Depan)
Tipe Mobil Harga per set
Honda JAZZ GD, Civic Genio & Estilo Rp 175 ribu
Honda CR-V ’98-02, Stream 1.7, Civic Ferio & Civic ’00-04 Rp 180 ribu
Honda Oddysey & CRV i-VTEC ’03-06 Rp 150 ribu
Mitsubishi Galant V6(hiu) & Eterna ’89-03 Rp 160 ribu
Toyota Yaris Rp 220 ribu
Toyota Vios/Limo & Altis Rp 190 ribu
Toyota Avanza & Rush, Daihatsu Xenia & Terios Rp 175 ribu
Toyota Kijang Innova Rp 180 ribu
Hyundai Atoz, Accent & Getz Rp 145 ribu
Hyundai Trajet 2.0 Rp 220 ribu
Suzuki Carry 1.5 & Grand Escudo Rp 170 ribu
Suzuki Escudo, Side kick & Vitara ’92-99 Rp 200 ribu
Suzuki Baleno 1.6 ’96-03 Rp 155 ribu
Nissan X-Trail Rp 187,5 ribu
Nissan Serena 2.0 ’97 Rp 162,5 ribu
Isuzu Phanter Rp 150 ribu
Sumber: PT. Sumber Berkat (021-26538548)
Sumber :
Minggu, 21 Agustus 2011
Otomotifnet.com
Penulis : Kl:X | Editor : Bagja | Foto : KLX
hello there and thank you on your info ? I have certainly picked up something new from proper here. I did however experience a few technical issues using this site, since I skilled to reload the web site many times previous to I may just get it to load correctly. I have been puzzling over in case your hosting is OK? Now not that I’m complaining, but sluggish loading instances occasions will very frequently affect your placement in google and could harm your high quality ranking if advertising and marketing with Adwords. Anyway I’m including this RSS to my e-mail and could glance out for a lot extra of your respective fascinating content. Make sure you update this again very soon..
DEALER MAZDA INDONESIA
January 17, 2013 at 11:22 PM
Kalo buat Proton gen2 hatchback 1 set mobil ada gak gan? berapa harganya?
nixon
January 22, 2013 at 5:21 PM
Dear Pak Nixon,
Untuk proton saya belum pernah cek. Tapi basis proton adl mitsubishi. Ada kemungkinan jenis . modelnya sama. coba sambangi toko spare part motsubishi, bawa fisik kanvas rem yang sudah habis. Mudah2an ketemu.
Thanks & regards
Joseph
Joseph Setiawan
February 10, 2013 at 7:02 AM