Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Daihatsu Terios – Engine Check – Emergency Solution

with 2 comments

JAKARTA – Suatu ketika, Ade Irwan Isdianto mengalami masalah pada Daihatsu Terios TX M/T miliknya. Pada panel spidometer SUV lansiran 2010 tersebut muncul indikator ‘engine check’. “Mesin tiba-tiba mbrebet, lalu power ngedrop, jarum RPM juga naik turun enggak beraturan,” tukas wakil ketua umum II Terios Rush Club Indonesia (Teruci) ini.

Kebetulan, teman-teman di Teruci yang dihubungi ketika itu paham mengenai masalah teknis seputar Toyota Rush dan Daihatsu Terios. “Cabut aja sekering EFI-nya (Electronic Fuel Injection), lalu pasang lagi,” sahut anggota Teruci lainnya di ujung suara ponsel Ade.

“Metode ini bisa dilakukan sebagai langkah darurat,” jelas Muhammad Anakoda, workshop head Daihatsu Pondok Indah, Jaksel. Menurut Mamat, sapaannya ritual seperti ini merupakan salah satu opsi yang bertujuan untuk mengembalikan memori dan me-reset ulang fitur file save di ECU (Electronic Control Unit).

Jika mengalami hal yang sama, Ade mencoba memberikan panduan. Langkah awal adalah mematikan mesin terlebih dahulu. Kemudian buka kotak sekering yang ada di ruang mesin di sudut kiri dek. Sebelum mencabut sekering EFI, pastikan dulu posisinya lewat ‘peta’ sekering yang tercantum di balik kotaknya.

Sekering EFI adalah yang berwarna biru berkapasitas 15 ampere, seperti yang tertera pada bagian kepalanya (Gbr.1). Setelah itu sekering bisa dicabut menggunakan obeng pipih atau alat pencabut sekering yang ada di kotak sekering di bawah kemudi (Gbr.2). Setelah berhasil dicabut, diamkan sekitar satu menit (Gbr.3) lalu pasang kembali ke dudukannya semula.

Mesin dapat dihidupkan kembali setelah prosedur seperti ini dijalankan. Mamat menambahkan, jika sehabis dipasangkan kembali dan mesin dihidupkan kembali kinerjanya normal berarti hanya malfunction biasa.

Namun jika indikator ‘engine check’ muncul lagi, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Misalkan adanya soket yang kendor atau jarum spidometer yang tidak berfungsi.

Saran Mamat mobil dapat segera dibawa ke bengkel resmi untuk didiagnosis lebih lanjut dengan peralatan yang lebih memadai.

Pria yang sering memberikan konsultasi teknis kepada para anggota Teruci ini menuturkan bahwa metode cabut sekering seperti ini sebenarnya merupakan bagian dari prosedur resmi servis di bengkel resmi sebelum dilakukan tindakan perbaikan lebih jauh.

Sumber :
mobil.otomotifnet.com
Penulis : Anto | Editor : Bagja | Foto : anto

Written by Joseph Setiawan

September 3, 2011 at 9:53 AM

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mhn informasi. Terios TX metic saat distarter posisi jarum temperatur suhu di tengah tidak pada titik C. Apakah ini normal? Terima kasih sekali informasinya.

    Kirno

    April 1, 2012 at 8:07 AM

    • Dear Pak Kirno;

      Posisi tsb normal atau tidaknya tergantung kepada :
      1. Jika mobil habis dipakai & mesin belum dingin, maka kita bisa sebut normal
      2. Jika mobil sudah diinapkan di garasi & indikator tidak pada titik C, maka ada yang salah dengan sistem pendinginan terutama di sensor temperatur-nya.
      kemungkinan sensor tsb perlu diganti

      Jika mobil masih dalam masa garansi, sebaiknya dilakukan komplain ke daihatsu Pak dan jika membutuhkan penggantian spare part seharusnya akan dicover oleh warrantu tsb.

      Thanks
      Joseph

      Joseph Setiawan

      October 12, 2012 at 12:46 AM


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 37 other followers

%d bloggers like this: