Joseph Setiawan's Blog

Sharing About Automotive, Traveling, Business Opportunity & etc

Automotive – Cara Mengganti Oli Mesin

leave a comment »

Saat kita mengganti oli mesin, secara tidak disadari sebetulnya tidak sedikit oli lama yang tetap tinggal di dalam mesin, berada di cekungan di bawah camshaft atau bagian lain ruang sirkulasi oli pada mesin.

Oli lama ini akan bercampur dengan oli baru yang dituang masuk ke dalam mesin.

Bagi sebagian pengguna mobil lebih memilih untuk menunggu dalam waktu yang lama hingga oli lama menetes keluar semua dari lubang pembuangan atau ada juga yang mengganti oli sendiri di rumah dengan membuang oli saat malam hari, ditinggal tidur dan saat pagi tinggal memasang baut pembuangan, mengganti filter dan mengisi oli baru.

Bagi rekan-rekan APG yang ingin hasil yang bersih tetapi tidak ada waktu untuk menunggu lama maka boleh praktekkan teknik di bawah ini :

Alat dan bahan : 1 liter oli mesin kelas ekonomi SAE 20W-50 atau 15W-40 untuk membilas.

Prosedurnya :

1. Buang oli lama

2. Setelah oli yang keluar sudah menetes jarang-jarang, maka tuang 1 liter oli mineral 20W-50 untuk mendorong sisa-sisa oli kotor keluar.

3. Setelah oli yang keluar juga sudah menetes jarang-jarang, maka tuang sekitar 200-300 cc dari oli baru yang akan digunakan, untuk mendorong sisa-sisa oli 20W-50 tadi keluar semua.

4. Setelah aliran dari lubang pembuangan oli mulai menetes maka bisa tutup lubang pembuangan oli dengan bautnya.

5. Tuang oli baru.

Catatan penting :

1. Hati-hati dalam meniup karter dengan kompressor angin saat membuang oli lama, karena tidak jarang angin kompressor mengandung air. Maka pastikan angin kompressor yang digunakan benar-benar kering sepenuhnya.

2. Team APG merekomendasikan penggantian oli mesin diikuti dengan penggantian filter olinya juga, agar kinerja pelumasan pada mesin tetap maksimal.

3. Prosedur ganti oli di atas juga dapat dilakukan pada penggantian oli mesin dengan bantuan mesin sedot.

4. Prosedur pembilasan dengan bantuan 1 liter oli 20W-50 juga sangat direkomendasikan saat kita melakukan flushing dengan engine flush, karena cairan engine flush itu adalah detergent kuat dan solvent, maka sisa cairan engine flush yang bercampur dengan oli lama harus terbilas total dari mesin.

APA YANG TERJADI JIKA KITA MENGISI OLI TERLALU BANYAK ?

Permukaan oli mesin bisa terkena hempasan “Bandul Crankshaft”, alhasil oli akan dipenuhi gelembung-gelembung udara dan akhirnya dapat mengurangi efektivitas kerja pompa oli dalam memompa oli, juga kerja mesin akan menjadi sedikit lebih berat dan akan mengakibatkan pemborosan BBM.

APA YANG TERJADI JIKA VOLUME OLI TERLALU SEDIKIT / HINGGA DIBAWAH BATAS E ?

Suhu oli akan lebih cepat panas, ibarat kita memanaskan 5 Liter air vs 6 Liter air.

Oli juga akan mengalami proses kontaminasi lebih cepat akibat Limbah* pembakaran dari mesin, kandungan zat Basa (TBN) pada oli akan menurun lebih cepat, analoginya ibarat kita “menuang limbah” ke 5 L air vs 6 L air, tentulah yg 5 L akan menjadi lebih kotor.

*) Limbah yang dimaksud disini adalah senyawa asam sisa pembakaran, yang disebabkan adanya kandungan senyawa sulfur pada bahan bakar.

Maka itu mengisi pelumas tidak boleh melebihi batas F, kurang sedikit dari batas F masih diijinkan, dan bila level pelumas sudah di bawah 50% dari range “E-F” pada dipstick, segeralah tambahkan hingga mendekati batas F.

Dan sebetulnya jika kita mengkhawatirkan akan adanya penyusutan, selama level oli masih berada pada range “E-F” tidak akan membuat mesin rusak, yang penting jika sudah berkurang agak banyak segera ditambah.

Mengecek ketinggian oli pada dipstick secara akurat:
Pada saat mesin masih dingin atau belum dihidupkan atau minimal 10 menit sesudah mesin dimatikan, cabut dipstick, lap bagian zona pembacaan (E-F) dengan lap atau tissue bersih, colok kembali dipstick dan angkat kembali.

Pada mobil-mobil tertentu terkadang lebih mudah membaca ketinggian level oli di sisi belakang area “E-F” dipstick.

“Proper Level is Important, Too Much or Too Few are not Good”

Sumber :
APG

Written by Joseph Setiawan

September 3, 2011 at 8:13 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: